Tim Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah Internasional dengan meraih 13 (tiga-belas) Medali pada The 6th Thailand Open Masters Games 2026 (TOMG 2026) – Athletics. Kejuaraan cabang Atletik berlangsung selama 3 (tiga) hari, pada 9 – 11 Januari 2026, di Stadion Suphachalasai, Bangkok, Thailand, sementara rangkaian keseluruhan kejuaraan berakhir pada tanggal 25 Januari 2025.
Tim Manajer PAMI Indonesia, Musashi Nainggolan, melaporkan dari total 13 Medali tersebut, Tim PAMI Indonesia berhasil meraih 5 Medali Emas, 3 Medali Perak, dan 5 Medali Perunggu, yaitu sebagai berikut:
MEDALI EMAS:
1. Bagus Kuncoro (M35) – Lompat Jauh (Long Jump).
2. Merari Nainggolan (M75) – 5.000m Jalan Cepat (Racewalk).
3. Juminah Wiryo Suparno (W80) – Lempar Cakram (Discus Throw).
4. Margaretha Aritonang (W80) – Lompat Jauh (Long Jump).
5. Margaretha Aritonang (W80) – Lompat Jangkit (Triple Jump).
MEDALI PERAK:
1. Warno (M60) – Lempar Cakram (Discus Throw).
2. Juminah Wiryo Suparno (W80) – Lempar Lembing (Javelin Throw).
3. Juminah Wiryo Suparno (W80) – Tolak Peluru (Shot Put).
MEDALI PERUNGGU:
1. Anita Ambarsari Ridwan (W50) – Lempar Cakram (Discus Throw).
2. Sri Listyorini (W60) – Lompat Jauh (Long Jump).
3. Julia Jacob (W75) – Lempar Lembing (Javelin Throw).
4. Margaretha Aritonang (W80) – 100m.
5. Niniek Koesni Rahadjeng (W80) – Lempar Cakram (Discus Throw).
TOMG 2026 – Athletics diikuti oleh sekitar 500an Atlet Master (usia 35 tahun ke atas) yang berasal dari 12 Negara, antara lain: Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, India, Nepal, Iran, Jepang, Israel, Belanda, Irlandia, dan Amerika Serikat (USA). Tim PAMI Indonesia sendiri diperkuat oleh 15 Atlet Master, yaitu:
1. Bagus Kuncoro (M35).
2. Musashi Sagara Nainggolan (M40).
3. Ockben Saor Sinaga (M55).
4. Warno (M60).
5. Oyong Lawi Jaya Tjipto (M60).
6. Kafson Sianipar (M65).
7. Merari Nainggolan (M75).
8. Husin Setiawan Kartono (M80).
9. Anita Ambarsari Ridwan (W50).
10. Sri Listyorini (W55).
11. Titik Hariningsih (W65).
12. Julia Jacob (W75).
13. Margaretha Aritonang (W80).
14. Niniek Koesni Rahadjeng (W80).
15. Juminah Wiryo Suparno (W80).
Pencapaian prestasi Tim PAMI Indonesia yang sangat membanggakan tersebut menurut Ketua Umum Pengurus Besar PAMI, Laksda. TNI (Purn.) Jalasena Satriyawirya, bukan sekedar catatan angka dan podium, melainkan merupakan simbol ketangguhan, dedikasi, dan semangat juang insan olahraga Indonesia.
Di tengah berbagai tantangan dan dinamika kondisi Bangsa Indonesia saat ini, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun global, PAMI hadir sebagai bukti nyata bahwa jiwa patriotisme, disiplin, dan nasionalisme masih terjaga kuat dalam diri para Atlet Master (Senior) Indonesia.
PAMI, sebagai organisasi olahraga Atletik Master yang menaungi para Atlet berusia di atas 35 tahun, telah membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk berprestasi dan mengabdi kepada Bangsa. Justru dari pengalaman, kematangan mental, dan keteladanan, para Atlet Master menjadi inspirasi lintas generasi bahwa olahraga adalah gaya hidup, pengabdian, dan kehormatan.
Keberhasilan PAMI pada TOMG 2026 adalah kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh keluarga besar PAMI yang telah menjaga, merawat, dan mengharumkan nama besar Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Teruslah melangkah, berlari, dan berjuang!




